1. Central Processing Unit (CPU)
Inti komputer yang berfungsi sebagai kendali utama komputer. Segala sesuatu yang dikerjakan komputer, berada dibawah pengawasan CPU. Istilah lain CPU adalah Microprocessor, yaitu mesin komputasi lengkap yang disusun pada sebuah chip. Microprocessor pertama adalah Intel 4004 yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 1971. Processor ini tidak terlalu “hebat”, yang bisa dilakukannya ‘hanya’ penjumlahan dan pengurangan saja. Processor 4004 digunakan pada kalkulator elektronik pertama. Processor pertama yang dibuat untuk home computer adalah Intel 8080, mulai diperkenalkan pada tahun 1974. Seiring waktu dan perkembangan teknologi, jenis processor ini berkembang mulai 8088, 80286, 80386, 80486, Pentium, Pentium II, Pentium III, dan yang terakhir adalah Pentium 4 yang memiliki kecepatan 5000 kali lebih cepat dibandingkan dengan 8088. Saat ini disain processor modern sudah menggunakan teknologi dua inti (core 2). Sebuah processor akan meng-eksekusi serangkaian kode dari berbagai komponen, yang memberikan instruksi kepada processor untuk melakukan sesuatu.



Berdasarkan instruksi atau perintah yang diterimanya, processor melakukannya dengan tiga cara yaitu :
- Menggunakan ALU (Arithmetic/Logic Unit), yaitu processor dapat melakukan operasi matematika (jumlah, kurang, kali, bagi), dan logika.
- Processor dapat memindahkan data dari suatu lokasi memori ke lokasi lainnya.
- Processor dapat membuat suatu keputusan dan beralih kepada serangkaian instruksi berdasarkan keputusan tersebut.
Memori adalah media penyimpanan data yang paling cepat. Harus cepat karena komponen ini terhubung langsung dengan processor. Memory merupakan media penyimpan data sementara dalam upaya mempercepat proses pengolahan data, dan berfungsi untuk menyimpan data dan program. Terdapat beberapa penggolongan memori dari yang tercepat hingga yang terlambat dalam akses data.
Jenis-jenis memory adalah :
- Register
- Main Memory
A. RAM (Random Access Memory)
RAM merupakan jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan (volatile). RAM mempunyai sifat sementara, maksudnya jika terjadi mati listrik maka data yang berada dalam RAM akan hilang. contoh, pada saat mengetik ketikan telah sampai dua lembar, tetapi belum disimpan hasilnya ke dalam disket atau harddisk, hasil ketikan akan berada di dalam RAM. Bila terjadi mati listrik maka data yang ada di dalam RAM akan hilang.
- Struktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu :
- Input Storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
- Program Storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.
- Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan menyimpan hasil pengolahan.
- Output Storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
Berdasarkan struktur RAM tersebut, data yang diinput ke dalam sistem komputer akan ditampung ke dalam input storage, bila data dalam bentuk instruksi program maka akan dimasukkan ke dalam program storage dan bila dalam bentuk data dan hasil pengolahan data maka akan dimasukkan ke working storage, kemudian sebelum data akan ditampilkan atau output maka akan disimpan ke dalam output storage.
- Terdapat beberapa jenis RAM yang beredar dipasaran yaitu:
- FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory), RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.
- EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz.
- BEDO RAM (Burst EDO RAM), RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.
- SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.
- RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.
- DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM), RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.
B. ROM (Read Only Memory)
Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat permanen atau tetap (non volatile). ROM mulai berfungsi saat menghidupkan komputer. Sebagian perintah ROM ini dipindahkan juga ke dalam RAM berupa instruksi atau syntax-syntax. Misalnya, untuk melihat isi file dengan perintah DIR, untuk mengecek kapasitas disket atau harddisk dengan CHKDSK. Pada PC, salah satu contoh ROM adalah terdapat pada BIOS (Basic Input Output System) terdapat pada mainboard. Berfungsi untuk mengatur peripheral yang ada pada mainboard.
C. Virtual Memory
Memori virtual adalah sebuah mekanisme yang digunakan oleh aplikasi untuk menggunakan sebagian dari memori sekunder seolah-olah ia menggunakannya sebagai RAM fisik yang terinstal di dalam sebuah sistem. Mekanisme ini beroperasi dengan cara memindahkan beberapa kode yang tidak dibutuhkan ke sebuah berkas di dalam hard drive yang disebut dengan swap file, page file atau swap partition.
D. Secondary Memory
(perangkat storage : Hardisk, USB flash, CD-R, CD-RW, DVD-R, DVD-RW, dll).
3. Backing Storage
Disebut juga penyimpan cadangan, dan merupakan penyimpan semua informasi non aktif didalam komputer, misalnya floppy disk, CD/DVD ROM dan sebagainya.


4. Motherboard
Disebut juga dengan sistem board, main board, plannar. Komponen ini terdiri atas sejumlah komponen yang terpasang secara menetap dan slot-slot atau socket untuk memasang komponen yang dibisa dilepas misalnya sound card.5. Power Supply
Power Supply Unit (PSU) atau Adaptor, adalah media kebutuhan listrik yang digunakan oleh komputer. PSU termasuk perangkat yang sangat penting dalam komputer karena tanpa perangkat ini, komputer tidak bisa digunakan. PSU berfungsi mengkonversi arus AC tinggi (220 volt) menjadi arus DC rendah. Tegangan standard PSU ke mainboard adalah 3.3 volt, 5 volt, 12 volt. Kegunaan tegangan 3.3 volt dan 5 volt adalah untuk komponen-komponen digital, tegangan 12 volt digunakan untuk menjalankan motor dalam hard disk, CD-ROM, fan cooler.
6. Output Device (Unit Keluaran)
Output dihasilkan dari pengolahan data yang dapat digolongkan ke dalam macam-macam bentuk yaitu, tulisan, gambar, suara, video atau bentuk-bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form).



0 komentar:
Posting Komentar