Virus Worm dalam keamanan komputer adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Worm tidak seperti virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, tapi worm memanfaatkan celah keamanaan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan vulnerability. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia. Worm merupakan evolusi dari virus komputer. Hanya ada satu cara untuk mengatasi worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru.Virus komputer memang dapat menginfeksi berkas-berkas dalam sebuah sistem komputer, tapi worm dapat melakukannya dengan lebih baik. Selain dapat menyebar dalam sebuah sistem, worm juga dapat menyebar ke banyak sistem melalui jaringan yang terhubung dengan sistem yang terinfeksi. Beberapa worm, juga dapat mencakup kode-kode virus yang dapat merusak file, mencuri dokumen, e-mail, atau melakukan hal lainnya yang merusak, atau hanya menjadikan sistem terinfeksi tidak berguna.
Beberapa contoh dari worm adalah sebagai berikut:
- ADMw0rm: Worm yang dapat melakukan ekspolitasi terhadap layanan jaringan Berkeley Internet Name Domain (BIND), dengan melakukan buffer-overflow.
- Code Red: Worm yang dapat melakukan eksploitasi terhadap layanan Internet Information Services (IIS) versi 4 dan versi 5, dengan melakukan serangan buffer-overflow.
- LoveLetter: Worm yang menyebar dengan cara mengirimkan dirinya melalui e-mail kepada semua akun yang terdaftar dalam Address Book Microsoft Outlook Express / daftar kontak dalam Microsoft Outlook dengan cara menggunakan kode Visual Basic Script (VBScript).
- Nimda.
- SQL-Slammer
Tanda-Tanda Komputer Terkena atau Terinfeksi Virus Komputer :
- Komputer berjalan lambat dari normalnya.
- Sering keluar pesan eror.
- Tampilan komputer berubah.
- Dengan sendirinya media penyimpanan seperti disket, flashdisk dan sebagainya mengkopi file aneh ketika kita hubungkan ke komputer.
- Komputer sering restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
- Sering muncul pesan atau tulisan aneh.
- Komputer hang atau berhenti merespon.
- Harddisk tidak bisa diakses.
- Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
- Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
- Dengan sendirinya komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan.
- File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus.
Tips Mengatasi Virus Dan Worm
- Selalu lakukan scan terhadap USB yang masuk ke dalam komputer. Meski sepele, tapi hal kecil ini akan membantu melindungi komputer anda dari virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar USB.
- Scan juga CD yang masuk ke dalam CD Drive anda. Meski tampaknya lebih eksklusif dan aman, tetapi CD ternyata juga memiliki potensi yang sama seperti USB dalam menularkan virus. Karena itu, tetap lakukan scan terhadap sebuah CD yang akan dipasang pada komputer anda, sekalipun CD itu baru saja dibeli dari toko.
- Lakukan scan terhadap Harddisk anda, tiap kali anda akan mulai bekerja dengannya. Komputer harus selalu dipantau apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus.
- Proteksi USB anda, jika anda memasukkannya ke dalam komputer orang lain.
- Jangan sembarangan men-download attachment. Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Misalnya worm miss world. Karena itu anda jangan sembarang membuka attachment jika alamat pengirim tidak anda kenal.
- Selektif dalam membuka e-mail. Begitu juga hukum yang berlaku dalam membuka e-mail. Sejumlah virus dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh alamat e-mail yang tertera pada Address Book Microsoft Outlook Express komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan menaruh kecurigaan dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut.
- Memasang dan selalu meng-update program antivirus pada komputer anda. Terkadang, orang yang masih awam di bidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang program norton atau macaffee. Program antivirus itu memiliki masa kadaluarsa. Karena itu, anda harus selalu meng-update program antivirus.
- Selalu mengikuti perkembangan berita terbaru tentang virus. Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virus-virus baru yang terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang lebih ganas dari hari ke hari.
- Men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer anda. Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna. Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. Demikian juga halnya yang terjadi dengan aplikasi Microsoft Outlook Express. Karena itu, dengan men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer anda, berarti anda telah menanggulangi bug yang ada pada program ini.
- Menonaktifkan Windows Scripting Host. Sebagaimana diketahui, banyak virus dan worm baru yang dikembangkan dengan visual basic scripting di bawah sistem windows. Untuk memperkecil serangan, anda sebaiknya menonaktifkan program yang berfungsi untuk mengotomatisasi suatu fungsi. Namun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua virus berbahasa vbs dapat ditahan dengan menonaktifkan program ini
Sumber :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Cacing_komputer
2. http://id.88db.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail.page/Komputer-Internet/?kid=2832


0 komentar:
Posting Komentar